Trend Kelas Praktek Teknologi Dengan Harga Sangat Terjangkau di Makassar

Sedang trendnya praktek kelas teknologi komunitas dengan biaya sangat terjangkau di Makassar membawa harapan besar bagi gerak maju pendidikan teknologi untuk Indonesia Timur.

Kelas Dewasa Mitra Teknologi Rappocini, 50rb/bulan

Banyak praktisi robotika yang mengeluhkan kurangnya kontestan dan peserta dari Indonesia Timur pada setiap ajang robotika dan teknologi di Indonesia maupun mancanegara, mulai dari Sulawesi sampai ke Papua semoga akan dibantu dengan kelas kelas komunitas seperti ini.

RoemahRobot ProAction sebagai salah satu pelopor kelas komunitas dan terjangkau ini memberikan kesempatan bagi setiap siswa dan siapa saja untuk dapat belajar dan praktek di mana saja. Instruktur dan Alat Praktek disediakan oleh RoemahRobot.

Workshop Robotika, diberikan gratis satu set mobil solar panel dan praktek langsung, hanya 75rb

Salah satu siswa RoemahRobot yang mengambil kelas privat, hanya membayar 500rb/bulan dan merasakan bagaimana perubahan dan kemampuan anaknya setelah belajar dibimbing oleh instruktur dari RoemahRobot.

Testimoni salah satu siswa privat RoemahRobot di Makassar.

Besar harapan kita, harapan banyak orang tua dan pastinya juga tenaga pendidik dan sekolah sekolah agar anak anak dan generasi kita adalah generasi yang lebih cerdas.

POSTINGAN LAIN YANG MUNGKIN BERMANFAAT BAGI ANDA

Daftar Workshop Kursus Robotika Untuk Kota Kamu

Belajar Robotika
Belajar Robotika Berarti Otomatis Menjadi Manusia Paling Bermanfaat ke Depannya

Belajar Robotika Berarti Otomatis Menjadi Manusia Paling Bermanfaat ke Depannya

Belajar Robotika Berarti Otomatis Menjadi Manusia Paling Bermanfaat ke Depannya bukan karena saya adalah lulusan teknik elektro yang angkuh dan fanatik terhadap jurusan saya, tetapi karena kesadaran saya dan dari pengamatan saya terhadap bagaimana bahkan sejak dilahirkan pun manusia sekarang tidak bisa lepas dari teknologi.

Teknologi adalah kunci kemajuan peradaban manusia temans.

bikin robot

Lalu sampai seberani apa saya sampai bisa mengatakan bahwa belajar robotika akan membuat kita menjadi manusia paling bermanfaat?

Temans, lihat apa yang bisa diperoleh secara langsung ketika belajar robotika?

  • Ilmu Otomasi

Ini adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari Robotika, belajar robotika berarti belajar mengotomasi segalanya.

  • Ilmu Teknik

Belajar robot berarti belajar hal teknis, belajar teknik, belajar bagaimana, belajar membangun, belajar…. agh, menjadikan kita mempertanyakan segalanya dimulai dengan bagaimana, itu teknik temans.

  • Ilmu Coding dan Pemrograman

Belajar Robotika berarti harus mengenal coding dan pemrograman, memerintah dalam istilah teknologi berarti memprogram, dan dengan belajar RObotika, berarti secara otomatis akan mengenal pemrograman dan coding.

Dan juga secara tidak langsung, berikut hal penting yang bisa diperoleh dengan belajar Robotika

  • Pengendalian diri dan emosi yang stabil

Silahkan perhatikan anak anak yang paham pemrograman dan ilmu teknik, sebagian besar dari mereka adalah pribadi pribadi yang stabil secara emosi. Karena…. dengan belajar ilmu keteknikan dan teknologi, membuat mereka, kita memperhatikan hal kecil sekecil apapun yang dianggap sepele banyak orang. Kita, orang yang belajar teknik adalah orang orang yang paham bahwa butterfly effect itu terjadi ketika kekeliruan kecil sebelumnya, akan berdampak besar di masa depan.

Dengan kesadaran ini, membuat banyak orang teknik lebih berhati hati dan memperhitungkan segala langkah ke depannya.

Dengan tulus, saya, menganjurkan agar sedari dini banget, anak anak kita, generasi generasi kita, dan kita, harus mengenal setidaknya dasar robotika.

🙂

Siapa Di Belakang Juara 2 Fisika Tepat Guna SMPIT Ikhtiar Makassar

Siapa Di Belakang Juara 2 Fisika Tepat Guna SMPIT Ikhtiar Makassar

Yaah, yang namanya juga branding kakak kakak sekalian, bukan bermaksud menyombong, tetapi barangkali sedikit, haduh, maafkan mimin, maksud mimin di artikel ini hendak menginformasikan bahwa betapa bangganya mimin dengan perolehan juara 2 SMPIT Ikhtiar Makassar baru baru ini di Fisika Tepat Guna Se-Sulawesi yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Makassar.

Saat Penyerahan Piala Kepada Team FTG SMP Ikhtiar Makassar

Lalu, siapa yang berada di belakang kesuksesan adik adik ini menyabet juara II di Fisika Tepat Guna Se-Sulawesi ini? Tentu saja, adik adik ini sendiri. RoemahRobot hanya membimbing dan mengarahkan, namun semuanya akan kembali kepada adik adik ini sendiri.

Menurut pengakuan Instruktur RoemahRobot ProAction yang juga berada di lokasi saat lomba diadakan, Tools dan project yang baik tidak cukup di Fisika Tepat Guna ini, tetapi presentasi yang baik juga turut mempengaruhi, dan kemampuan adik adik ini mempresentasikan alat yang mereka majukan di Kompetisi ini adalah yang membawa mereka di peringkat 2.

Didampingi Oleh Guru Saat Penerimaan Piala

Pendapat pribadi dari mimin terhadap pencapaian adik adik SMPIT Ikhtiar Makassar ini juga adalah karena dorongan guru yang sangat luar biasa. Adalah Pak Adit, pendamping Adik adik ini yang sejak awal sangat antusias mendukung dan meminta RoemahRobot ProAction agar turut membimbing mata pelajaran Robotika di SMP Ikhtiar Makassar.

Berbuah manis, sejak Agustus 2019 sampai November 2019. SD dan SMPIT Ikhtiar menjadi sekolah yang terus menyabet piala di setiap kompetisi kompetisi teknologi, merakit, dan science yang diadakan di Kota Makassar.

Harapan mimin, semoga semakin banyak sekolah dan siswa yang mau belajar teknologi dan robotika, tidak hanya antusias menggunakan, tetapi merakit, mengcopy, meniru, dan berinovasi.

Dan sebagai informasi tambahan, mengapa mimin rasa sudah harus cukup berbangga berada di Peringkat 2? Karena peringkat 1 adalah siswa SMP Al Azhar Palu, Sulawesi Tengah, yang juga merupakan siswa asuhan RoemahRobot ProAction Palu.

Tanpa Modal Cara Buka Kelas Robotika Sendiri Di Mana Saja

Cara Buka Kelas Robotika Sendiri Di Mana Saja

Beberapa rekan, teman, senior dari berbagai kota di Indonesia antusias terhadap berkembangnya Kelas Robotika oleh RoemahRobot di Makassar, dan oleh karena ini, daripada harus menunggu RoemahRobot bertandang ke kota kota lain di Indonesia, mengapa tidak langsung dimulai saja sebagaimana RoemahRobot di Makassar dulu dimulai?

Karena RoemahRobot Makassar sudah memulai dan dapat memberikan harga seterjangkau mungkin bagi siswa siswanya, RoemahRobot memulai dengan 50ribu/bulan bagi siswa siswanya, maka, mengapa tidak di kota kota lain juga memulai.

Kita sama sama semarakkan Robotika bagi anak anak di Indonesia, di mana saja, biasakan mereka merakit dan membuat apa yang mereka inginkan. Bukan hanya mainan, tetapi apa saja.

Okehbaik, mari kita mulai dari bagaimana harusnya memulai.

  1. Tempat belajar.
  2. Siswa yang sudah mendaftar.
  • Tempat Belajar

RoemahRobot di Makassar sekarang memiliki 6 tempat tempat belajar yang dapat digunakan dan tersebar di Makassar. Anyway, bahkan salah satu rumah yang digunakan malah dibagi dua, satu kelas dewasa di dalam, dan di saat bersamaan kelas anak anaknya di Teras. Pada dasarnya, kita manusia ini, untuk urusan belajar, bisa di mana saja, asalkan orang orang sekeliling kita kondusif dan bikin nyaman. Ini juga salah satu enaknya tinggal di Indonesia, temperatur lingkungan kita stabil, tropis, jadi mau sambil melantai di balcony atau di lapangan dengan terpal, masih asik.

  • Siswa Yang Sudah Mendaftar

Ini kuncinya, sebutlah di lingkungan RT kakak kakak, kumpulin anak anak yang hendak belajar robotika misal ada 20 anak. setiap anak membayar 90ribu/bulan. Berarti ketika 20 peserta mendaftar, sudah ada 1.8juta di tangan untuk bulan pertama. Kelasnya dapat dimulai satu minggu setelah pendaftaran. Nah, bagaimana dengan Kurikulumnya?

  • Kurikulum

Berdasarkan pengalaman RoemahRobot dengan siswa RoemahRobot adik adik di usia 8 tahun ke atas, kurikulum berikut dapat diterapkan:

x Pertemuan Pertama = Green Energy dan Dasar Merakit Robot (1)

robot solar rakit sendiri

Dengan KIT ini, siswa belajar cara merakit dan prinsip kerja solar panel. Hal lain yang dipelajari siswa adalah tools dasar yang wajib para perakit, obeng.

x Pertemuan Kedua = Green Energy dan Dasar Merakit Robot (2)

Dengan KIT ini, siswa belajar cara merakit mekanik sederhana Helikopter atau Kapal dan prinsip kerja solar panel. Panel surya dari mobil dipindahkan ke kapal kapalan buatan sendiri atau helikopter rakitan sendiri, sehingga sumber energi di mobil ini pada prinsipnya tidak mutlak, namun dapat digunakan untuk energi ke KIT apa saja, asalkan sesuai tegangan dan kebutuhan dayanya.

x Pertemuan Ketiga = Dasar Modifikasi Robot

modifikasi robot

Dari KIT yang ada, siswa akan memutus kabel dari motor KIT atau panel surya dan kemudian menyambung kembali dengan timah dan solder. Keren yah? kalau anak anak kita sejak kecil terbiasa dengan ‘tool masak’ ini.

x Pertemuan KeEmpat = Evaluasi

Evaluasi dan pengulangan adalah hal penting dalam transfer ilmu ke siapa saja. Prinsipnya adalah, semua manusia akan ahli jika terbiasa, ahli itu bukan hanya perkara pintar, tetapi perkara sering dilakukan.

Itu yang kami pelajari dari pengalaman pengalaman mencari ilmu sampai ke Jerman dan mencoba menerapkannya di Indonesia, dengan RoemahRobot.

Satu minggu satu kali adalah waktu yang kurang lebih aman untuk siswa dan pengajar. jadi total ada 4 kali pertemuan dalam satu bulan. Tentukan satu hari dan jadwal yang fix dan tidak akan berubah. Agar nyaman bagi siswa dan pengajar.

Nah, untuk satu bulan pertama, mari mulai dengan 4 materi dasar ini dulu kepada siswa siswa di lingkungan RT RW bertetangganya. Jika ada masalah admin RoemahRobot selalu ada untuk membantu. Icon WA di pojok kanan web ini selalu aktif dan siap mengarahkan.

Jika ada masalah dengan KIT, silahkan langsung pesan ke Admin, dan Insha Allah akan segera dikirimkan buku panduan materi dan KIT untuk satu bulan pertama ke alamat tujuan.

Agar lebih dikenal, jika siswa dan tempat sudah OK, silahkan konfirmasi ke admin RoemahRobot dan akan dimasukkan ke dalam store locator di web ini, hingga siapa saja di Indonesia atau mungkin tetangga jauh anda yang hendak bergabung dapat menemukan anda dengan mudah lewat mesin pencari.

Salam Penerapan Dasar Teknologi Untuk Generasi Indonesia

Robot Goes To School SD Wahdah Islamiyah Makassar

Kelas Robot Goes To School Dengan Instruktur Perempuan
01 November 2019, RoemahRobot Goes To School ke SD Wahdah Islamiyah Makassar, memperkenalkan dasar merakit dan green energy ke adik adik SD kita di Sekolah Wahdah. Terkenal sebagai sekolah yang menerapkan syariat, SD Wahdah merupakan salah satu sekolah dengan jumlah siswa terbesar di Makassar.
 
Menepis anggapan banyak pihak mengenai sekolah sekolah syariat yang tidak uptodate, tertutup, dan lain sebagainya, SD Wahdah Islamiyah Makassar sebaliknya menjadi sekolah paling antusias terhadap penerapan teknologi.
 

Bukan tidak beralasan, siswa yang pertama kali baru akan belajar robotika, kita perkenalkan dengan KIT merakit yang digandeng dengan solar panel. Alasannya, dengan KIT ini, siswa mampu menguasai trik trik dasar merakit, seperti, memasang mur dan baut, cara mudah menggunakan obeng, mengenal komponen dasar elektronika seperti motor dan kabel, dan yang paling utama adalah kampanye green energi, memperkenalkan solar panel kepada adik adik sejak dini. Bahwa tenaga matahari adalah tenaga paling keren yang bertanggungjawab terhadap keberlangsungan hidup manusia, dan untuk itu perlu kita manfaatkan sebaik dan semaksimal mungkin.

Belajar robotika adalah perkara kebiasaan. Mimin yakin, semua orang akan mampu dan bisa mengerjakan apapun, asalkan dibiasakan, dan sering melakukannya. Dengan robotika, jika terbiasa dengan komponen (yang mana sebenarnya sudah terjadi, bahwa kita dikelilingi oleh elektronik dan teknologi), maka seharusnya kita akan semakin ahli dengannya. Jadi, satu hal yang harus kita kembangkan lagi, adalah, mempreteli… memperbaiki, upgrade, dan bukan hanya ahli menggunakan.
 
Dengan bekerjasama dengan RoemahRobot Goes To School, mimin percaya bahwa SD Wahdah Islamiyah pun sepakat dengan hal ini, bahwa teknologi adalah untuk diciptakan sendiri, dirakit sendiri. Cukup sudah kita dengan kebiasaan mengkonsumsi dan sekedar menggunakan.

Alasan Mengapa Teknologi Itu Harus Dibikin Sendiri, Bukan Beli Jadi

Pernah beli saringan teh, terus kepikiran coba saja kalau saringan teh ini menggunakan bahan kaos?! Pasti lebih murni saringannya. Ini tahun 80-an di mana di masa itu teh yang diproduksi masih teh daun kering yang diseduh air panas dan kemudian disaring. Saringannya masih metal metal lubang kotak, yang sekarang lebih sering digunakan sebagai saringan minyak ketika menggoreng.
 
Nah, pasti banyak yang berpikir untuk menggunakan saringan yang lebih padat lubangnya, menggunakan kaos misalnya. Banyak yang ingin saringan seperti itu, tetapi sedikit yang bertindak. Dan, kemudian tahun 90-an tipe saringan ini muncul. Saringan dengan bahan kaos. Bahkan air masak pun, disaring kandungan kapurnya dengan saringan ini.
 
Inovasi itu muncul dari keinginan. Semua manusia berkeinginan, tetapi sedikit yang mencoba merealisasikan, dan yang memproduksi banyak agar dapat dinikmati banyak orang itu lebih sedikit lagi.

Saringan teh ini hanya sebagai contoh. Contoh munculnya inovasi.

Mari ke mari, ngomongin inovasi juga pasti ngomongin teknologi. Teknologi tidak melulu harus berkaitan dengan hal hal berbau komputer dan atau elektronik dong yah?. Teknologi adalah langkah maju manusia. Sudah kodratnya manusia banyak maunya. Selalu saja ada keinginan keinginan yang harus direalisasikan. Nah, dan sebagai warga negara yang bernegara, bersaing secara teknologi adalah hal lumrah. Makin maju teknologinya, makin maju pula negaranya.

Dan Indonesia sudah di level mana?
Sebagai sama sama manusia, manusia Indonesia juga banyak maunya dong. Manusia Indonesia juga banyak yang kreatif. Banyak produk produk teknologi buatan sendiri yang kemudian dinikmati sendiri. Nah, asiknya teknologi teknologi sharing gratis seperti sosmed membuat banyak pelaku pelaku inovasi ini bisa kita kenali dengan mudah, kalau mereka berbagi di internet. Banyak juga yang masih belum.

Cina, dari negara paling miskin sedunia, menjadi negara paling berpengaruh saat ini, tidak serta merta seperti itu. Proses yang mereka lalui tidak singkat. Sejarah mulai majunya negara ini membuat banyak orang berdecak kagum. Nah, yang menjadi daya tarik dari kisah Cina ini, bagi saya, adalah, bagaimana mereka membuka diri dan dukungan penuh sepenuh penuhnya terhadap teknologi. Beli, Copy Paste, Jual Lebih Murah atau Improve Performanya. Cina tidak hanya sekedar memahami kebutuhan pasar secara individu, tetapi global.

Cina juga hanya sebagai contoh berhasil, mengapa kita harus membuat teknologi kita sendiri. Cina juga mengajarkan bahwa meniru bukan hal buruk. Bahkan sangat baik.


teknologi cina
Sumber: Google
Dan dari beberapa contoh di atas, berikut admin embrace kita semua untuk membuat teknologi sendiri, mengapa? dan bagaimana? Berikut:
 
1.Teknologi yang dibuat sendiri dapat disesuaikan dengan keinginan kita.
Bagaimana caranya agar ketika berkeinginan membuat sesuatu, itu dapat direalisasikan? Pelajari caranya, tiru barang yang sudah ada tetapi ada kekurangan. Beli barang jadinya, pelajari. Jika tidak tahu harus memulai dari mana, cari guru. Minta dibimbing. Intinya adalah, pelajari dasarnya, kemudian kita bisa kembangkan sendiri. Tiru apa yang sudah ada, dan kembangkan menjadi sesuai dengan keinginan kita dan keinginan banyak orang.

2. Teknologi yang dibuat sendiri lebih disayang.
Gak usah jauh jauh deh, anak orang sama anak sendiri, akan lebih sayang ke mana? hayo? Nah kan?! Begitu pula ketika kita sendiri yang membuat sesuatu, pasti sayangnya lebih besar.

3. Kalau sudah ada teknologinya, mengapa harus repot bikin sendiri?
Sama juga sih, banyak orang yang puas dengan satu anak, pengen punya dua anak, ada yang sampai 12 anak. Pertanyaannya, apakah harus punya banyak anak untuk bisa bikin teknologi? #eh ahhahaha, salah ding. Maksudnya, tidak pernah ada kata cukup sih untuk urusan teknologi. Selalu saja ada yang butuh inovasi, selalu saja ada yang akan beli. Selalu saja… Ahsudahlah… Urusan teknologi, mari ke mari, jadi urusan bisnis deh.

4. Apakah Teknologi Kita di Indonesia ini Sudah Terlambat?
Tidak pernah ada kata terlambat jika akan dilakukan. Yaah, paling paling juga hukumannya setrap. Ngerinya ketika negara yang terbelakang teknologi, hukuman setrapnya berlaku satu negara. setrapnya ngeri. Plus… Selain kurang dihormati negara lain, juga disetrap oleh alam.

5. Karena Sudah Begini, Sebaiknya Mulai Saja
Karena kita sudah di level begini banget, maka, ah sebaiknya mari mulai saja lah. Ketika kita yang sudah merasa terlambat, mari bentuk anak anak kita agar tidak seterlambat kita.


Lompatan Teknologi, Fakta Bukan Mitos, Ini Perbandingannya

Sebagai generasi 90, mimin adalah saksi hidup bagaimana bedanya akses ilmu dan teknologi sekarang dan dulu.

Berikut perbandingan yang mimin kumpulkan dari pengalaman pribadi:

  1. Anak sekarang, sejak umur 3 Tahun sudah boleh mainan solar panel

Admin dulunya mesti tunggu kuliah dulu, itupun solar panel sekedar teori, fisik dan megang gak pernah, sampai nanti di tahun 2019 ini.

Semuanya sudah tahu solar panel dong yah? Panel pengubah Energi paling keren sejagat raya ini. Dari Panel ini bisa menghasilkan listrik yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari hari.

kelas robotika solar panel
Hayo tebak, solar panelnya yang mana?

2. Anak sekarang, belum cukup setahun, sudah mainan gadget, malah ada ponakan mimin yang sejak bayi hanya bisa tidur kalau ada HP di sampingnya

Admin baru bisa pegang HP pas SMA, itupun HP Monochrome yang dipakai satu jam sudah panas.

anak anak pintar robotika

3. Anak sekarang, Gak boleh mainan becek atau pulang sekolah lompat ke sungai atau dermaga tepi laut.

Admin kan dari kampung nih, jadi pas pulang sekolah langsung nyebur ke sungai, kadang ke laut adalah hal  biasa.

Sumber: Pixabay

Pokoknya banyak banget lah bedanya anak jaman sekarang dengan jaman mimin dulu. Mimin mengaku tua deh. Apapun itu, masing masing generasi memiliki inovasinya sendiri sendiri. Dan beruntungnya generasi baru adalah mereka belajar dari kesalahan generasi sebelumnya, sehingga terasa banget lompatan ilmu yang diperoleh anak anak generasi lanjutan. Anak adalah apa yang tetua tetuanya fasilitasi kan? Mimin berharap mimin salah satu tetua/orang tua/orang yang umurnya sudah tua, yang memfasilitasi generasi baru dengan ilmu yang bermanfaat. Amin Amin Amin…

POSTINGAN LAIN YANG MUNGKIN BERMANFAAT BAGI ANDA

Daftar Workshop Kursus Robotika Untuk Kota Kamu

Belajar Robotika

Judul Karya Ilmiah Siswa SMP Se-Sulawesi Sadis Sadis

Tanggal 29 Oktober 2019 kemarin, judul judul karya ilmiah yang akan direalisasikan menjadi alat sudah dirilis oleh panitia pelaksana, Gravitasi UNM (Universitas Negeri Makassar). Jika dilihat dari alat alat ini, ternyata siswa siswa SMP kita di Sulawesi memahami apa permasalahan di masyarakat dan memiliki ide dan keinginan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sebelum kita lanjut ke harapan kita akan karya karya ilmiah ini, mari kita lihat judul judul yang dinyatakan sebagai pemenang ini. Dan ini anak anak SMP SMA loh. Bangganya kita yah, ketika masih usia segini sudah mampu melihat permasalahan dan berusaha memberikan solusi.

 

 

Karya karya Ilmiah ini ketika direalisasikan dan diteruskan, pasti keren banget. Harapannya, karya karya ini tidak hanya akan digudangkan ketika selesai lomba, tetapi akan diteruskan dan diproduksi massal bila perlu untuk membantu sasaran yang harus dibantu sebagaimana yang tercantum di dalam judul judul siswa ini.
Atau barangkali ada program, evaluasi tahunan gitu yah? untuk memastikan bahwa karya karya tersebut tepat sasaran dan digunakan juga membantu sasaran sasaran judul. Amin Amin Amin. Mari terus berharap dan beraksi.
 

10 Alasan Konyol Mengapa Harus Belajar Dasar Teknologi

Banyak yang setuju kalau belajar teknologi itu dalam bidang pendidikan bukan lagi mata pelajaran kelas dua, malah sebaiknya, harus menempati urutan pertama, sebagai mata pelajaran umum, bersanding dengan matematika, IPA, bahasa, agama, dan sebut saja beberapa mata pelajaran wajib lainnya.

Sekedar Lucu Lucuan Admin

Tetapi dari semua alasan mengapa harus belajar dasar teknologi, admin RoemahRobot di artikel ini, menemukan alasan alasan paling konyol berikut yang akan membuat kita berdecak kagum atau menahan tawa:

Berikut 10 alasan konyol yang pernah diutarakan mengapa harus belajar dasar teknologi:

  • Agar Populer di Kalangan Cewek

Serius? Ini alasan sebenarnya masuk akal juga sih. Kalau ingat ingat masa sekolah, mimin emang notice cowok pintar dan jago merakit itu populer banget, terutama pas lagi susah susahnya tugas dari guru. Yang sabar yah?

Ilustrasi
Silahkan temukan ajah yah apa hubungan populer dengan inovasi di gambar ini
  • Agar Dijauhkan Dari Godaan Setan Yang Terkutuk

Nah, dari sekian banyak alasan yang mimin dengar, alasan ini masih harus ditelusuri lebih dalam lagi. Apa hubungannya belajar dasar teknologi dengan godaan setan yah?

Yaaah, barangkali, setan setan takut orang pintar. Contohnya saja werewolf yang takut perak, kan untuk membuat peluru perak atau parang terbuat dari perak butuh teknologi dan inovasi kan yah?

ya itulah, mimin harus pintar ngeles cari pembenaran untuk alasan yang satu ini

  • Agar Bisa Seperti Mark Z, yang punya facebook

Naaah, terus, kalau facebook sudah dimiliki Mark Z, kita nanti bisa miliki apa dong?

  • Supaya Bisa Rakit Jebakan Listrik di Gagang Pintu Kamar Kos Mantan

ACC admin, silahkan. maju dan belajar tekno terus dah, sampai mantan kapok dan nyesel sudah.

  • Supaya Gak Jomblo

Kalau belajar teknologi bisa bikin gak jomblo, berarti di luaran sana banyak kambing kambing tersesat yang jomblo karena cuek teknologi.

  • Mau Bikin Quran Otomatis Yang Bisa Nabok Teroris dan Politisi Perusak

Naaah, ahhahaha, alasan ini admin angkat tangan. Admin ngakak gak dosa kan ini?

  • Mau merealisasikan Instan Karma jadi teknologi real

Widih, ini pasti ada dendam yang belum terbayar nih.

  • Mau Bikin Teknologi Cupid. Cinta Tak Bertepuk Sebelah Tangan

Eh  bukannya aplikasinya sudah ada yah pemirsa? atau barangkali di aplikasi itu banyak yang bahkan tidak bertepuk. Entahlah.

  • Ingin Buat Teknologi Anti Jomblo

Kalau sudah ada, tolong sebutkan di mana dan kapan, berapa harga #eh

  • Ingin Menciptakan Alat Deteksi Cinta Sejati

Waduh, yang ini berat nih inovasinya. Semoga lah yaah…

Apapun alasanmu belajar teknologi, keep up yah gaes, intinya, mimin sih setuju setuju ajah dengan kemauan ingin majunya kita, dan, teknologi adalah salah satu caranya.

Salam teknologi gaes. 🙂

POSTINGAN LAIN YANG MUNGKIN BERMANFAAT BAGI ANDA

Daftar Workshop Kursus Robotika Untuk Kota Kamu

Belajar Robotika
Workshop Robotika di Luwuk Sulawesi Barat

Workshop Robotika di Luwuk Sulawesi Barat

Workshop Robotika di Luwuk, Sulawesi Barat

Kabar robotika kali ini datang dari Luwuk, Sulawesi Barat.

Sebagaimana kota kota kecil lainnya di Indonesia yang masih menganggap robotika sebagai permainan, begitupun Luwuk, tetapi, tidak salah ketika anggapan itu saja yang digunakan untuk kemudian belajar kan?

Menurut saya, tidak ada salahnya ketika beranggapan. Terutama ketika hal hal yang kita dengar atau kita lihat mengarahkan kepada pemahaman yang kemudian menjadi ide yang melekat di kepala kita. Seperti menganggap robotika adalah perihal bermain main.

Iya sih. Tetapi permainan yang mencakup semua jenis ilmu terapan bermanfaat yang digunakan manusia dan yang mengiring manusia sampai ke tahap pencapaian mutakhir teknologi, yes, itu robotika.

Ah apalah biarlah apa anggapan siapa terhadap apa, itu hak masing masing dengan daya pikirnya.

Mari kita lihat bagaimana di Luwuk bisa ada Workshop Robotika.

Keren kan? Menurut saya iyah keren, Luwuk sudah bisa dapat pandangan lebih mendasar tentang robotika, pandangan mendasar tentang bagaimana solar cell bisa membantu kita mendapatkan listrik dari matahari. Dan, ah dari dasar ini saja sudah lebih dari cukup kerennya, selanjutnya dikembangkan menjadi beyond keren.

Harapan kami, setiap sekolah di Luwuk juga memiliki pengajar berkompeten yang mengajarkan Robotika di sekolah mereka, bagi anak anak mereka. Robotika bukan hanya sekedar main main dengan baterai dan bisa melihat mobil mobilan berjalan dengan baterai, robotika lebih dari itu. Robotika adalah pencapaian teknologi manusia.

Apa yang kita mainkan di masa kecil benar benar mempengaruhi menjadi apa kita di masa depan? Benar?

Daftar Workshop Kursus Robotika Untuk Kota Kamu
Belajar Robotika

WhatsApp chat